Title Image

Simpan Beku Fungsi Reproduksi Fertility Preservation

Home  /  Simpan Beku Fungsi Reproduksi Fertility Preservation

Simpan Beku Fungsi Reproduksi Fertility Preservation

Apa itu preservasi fungsi reproduksi?

Upaya untuk mempertahankan kesuburan dengan cara menyimpan cadangan ovarium maupun sperma dengan metode vitrifikasi.

Bagaimana cara penyimpanannya ?

Vitrifikasi merupakan teknik penyimpanan dengan dengan kriprotektan dan dengan cepat disimpan pada pada suhu ekstrim yaitu -196oC, sehingga akan terbentuk lapisan tipis seperti kaca yang melindungi oosit, embrio, serta jaringan sehingga aktifitas seluler akan terhenti sehingga tetap hidup sampai nanti dilelehkan kembali saat Anda ingin melakukan program hamil

Apa saja pilihan yang ada untuk simpan beku?

Oosit

Pada prosedur ini sel telur atau oosit yang belum difertilisasi akan diambil melalui prosedur petik oosit kemudia disimpan dan akan dipergunakan nanti.

Embrio

Prosedur ini dilakukan dengan melakukan petik sel telur kemudian dilakukan fertilisasi di luar tubuh untuk dilakukan penanaman embrio dikemudian hari.

Sperma

Pembekuan dan penyimpanan sperma di klinik fertilitas untuk digunakan kemudian. Sperma akan dibekukan dan disimpan dalam jangka waktu lama.

Jaringan korteks ovarium / indung telur

Pembekuan indung telur sebagai upaya preservasi fungsi reproduksi, merupakan suatu proses pembekuan dan penyimpanan indung telur seorang wanita

Proses ini dapat menunda “biological clock” seorang perempuan dan menabung sel telurnya untuk dikemudian hari 

Apakah saya membutuhkan simpan beku fungsi reproduksi?

  • Gangguan hormonal
  • Polip, hidrosalpinx
  • Tidak terdapat spermatoza saat prosedur petik oosit
  • Kanker 

 

Setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Sehingga sangat penting untuk Anda berkonsultasi mengenai keluhan dan pilihan yang tepat terkait kebutuhan Anda dengan tim dokter di Klinik Yasmin